-->

Kue Adrem, Legitnya Jajanan Tradisional Khas Bantul

Tidak hanya dianugerahkan kekayaan alam yang menyebar dari Sabang sampai Merauke. Indonesia mempunyai peninggalan kuliner yang kaya lho. Dimulai dari jajan sampai sajian khas yang ditanggung akan buat lidah bergoyang, dapat kamu jumpai di beberapa penjuru negeri.

Kue Adrem
Kue Adrem

Nach, untuk kamu yang menyukai memburu kuliner khas nusantara. Coba jajan tradisional wajib hukumnya, karena dari sana kamu dapat turut melestarikan peninggalan kuliner negeri. Ini kali, kamu akan dibawa untuk singgah ke Bantul.

JajananTradisional Khas Yogyakarta


Sama seperti yang kamu ketahui, Bantul ialah sebuah kabupaten di Wilayah Spesial Yogyakarta. Wilayah ini dapat disebut benar-benar padat wisatawan, karena banyak memiliki tujuan yang memikat buat didatangi. Sebutlah saja beberapa tujuan wisata populer seperti Pantai Parangtritis, Imogiri, Rimba Pinus Mangunan, Taman Sari, Bukit Bintang, dan masih ada banyak lagi.

Tak heran jika akhirnya Bantul menjadi salah satu tujuan wisatawan jika berlibur ke Jawa Tengah, khususnya Yogyakarta. Selain punya banyak destinasi indah, kuliner khas Bantul juga sangat diminati. Salah satu yang wajib kamu coba adalah kue adrem.


Penduduk Bantul juga kerap menyebut adrem dengan panggilan tholpit. Jajanan ini memiliki rasa manis dan legit. Hal ini karena adrem dibuat dari tepung beras, kelapa parut, dan gula Jawa, yang kemudian dimasak dengan cara digoreng. Kamu bisa menemukan makanan ringan ini di pasar-pasar tradisional di sekitaran Bantul atau di Sanden, yang menjadi pusat produksi adrem.

Punya rasa yang legit, adrem juga dikenal dengan bentuknya yang unik. Saat hendak digoreng, kue adrem dijepit dengan bilah bambu, sehingga menghasilkan bentuk unik tersebut. Jajanan ini sangat pas jika kamu santap bersama secangkir kopi atau teh. Dijamin pasti bikin ketagihan, sebab rasanya yang nikmat.

Menariknya, kue adrem ternyata sangat populer di era tahun 80 sampai 90-an. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, adrem semakin tergeser oleh popularitas kue lain yang lebih modern. Meski demikian, masyarakat Bantul tetap setia untuk menyantap kue ini sebagai camilan di pagi dan sore hari. Tertarik untuk mencicipinya?
LihatTutupKomentar